Pengertian Kerja Sama Ekonomi Internasional

Diposting pada
Loading...

Kerja Sama Ekonomi Internasional

A. Konsep Kerja Sama Ekonomi Internasional

1. Pengertian Kerja Sama Ekonomi Internasional
Kerja sama internasional merupakan kerja sama umumnya yang dilakukan oleh beberapa negara yang sama – sama saling menguntungkan pada bidang ekonomi negara – negara tersebut.
Secara umum kerja sama ekonomi internasional memiliki tujuan berikut :

Loading...
  • Meningkatkan perekonomian negara
  • Memperbaiki taraf hidup suatu negara
  • Mengisi kekurangan dan kebutuhan antarnegara
  • Mempererat jalinan persahabatan antarnegara
  • Memelihara ketertiban dan perdamaian dunia
  • Mencegah berlakunya peraturan yang menghambat perdagangan antarnegara

2. Faktor yang Memengaruhi Kerja Sama Ekonomi Internasional

-Letak Geografis

  • Kondisi iklim, Kesuburan tanah, dan Sumber Daya Alam
  • Tuntutan Era Globalisasi
  • Keinginan memperoleh dukungan negara lain
  • Sistem ekonomi negara
  • Ideologi dan sistem politik

3.  Manfaat Kerja Sama Ekonomi Internasional

  • Meningkatkan keuangan negara
  • Meningkatkan investasi
  • Meningkatkan daya saing ekonomi
  • Menambah devisa negara
  • Memperkuat posisi perdagangan
  • Mendorong transfer teknologi

 

B. Bentuk dan Bidang Kerja Sama Ekonomi Internasional
1. Bentuk Kerja Sama Ekonomi Internasional

  • Kerja Sama Bilateral
    Kerja sama ekonomi bilateral adalah kerja sama ekonomi yang melibatkan dua negara dan bersifat saling membantu. Contoh: kerja sama ekonomi antara Indonesia dengan Malaysia, Indonesia dengan Cina, dan sebagainya.
  • Kerja Sama Regional
    Kerja sama ekonomi regional adalah kerja sama ekonomi di antara beberapa negara yang berada di kawasan tertentu. Contoh: kerja sama ekonomi antara negara-negara di kawasan Asia Tenggara (ASEAN), antara negara-negara di kawasan Eropa (MEE), antara negara-negara di kawasan Asia Pasifik (APEC), dan sebagainya.
  • Kerjasama Sub-Regional
    Kerjasama sub regional dilakukan oleh beberapa negara di dalam subkawasan. Misalnya kerjasama tiga negara antara Belgia, Belanda, dan Luksemburg. Kerjasama ini dikenal dengan nama Benelux.
  • Kerja Sama Ekonomi Antar Regional
    Kerja sama ekonomi antar regional yaitu kerja sama ekonomi di antara dua kelompok kerja sama ekonomi regional. Contoh: kerja sama antara MEE dengan ASEAN.
  • Kerja Sama Multilateral/Internasional
    Kerja sama ekonomi multilateral adalah kerja sama ekonomi yang melibatkan banyak negara dan tidak terikat oleh wilayah atau kawasan negara tertentu. Kerja sama ini bisa dalam satu kawasan seperti ASEAN, MEE tetapi dapat pula kerja sama antarnegara yang berbeda kawasan seperti OPEC, WTO, dan IMF

2. Bidang Kerja Sama Ekonomi Antarnegara

  • Kerja Sama Perdagangan
  • Kerja Sama Produsen
  • Kerja Sama Keuangan
  • Kerja Sama Pasar Bersama
  • Kerja Sama Ketenagakerjaan

 

C. Lembaga Kerja Sama Ekonomi Internasional
1. Lembaga atau Badan Kerja Sama Ekonomi Regional
a. ASEAN
Association of South East Asian Nations (ASEAN) merupakan badan kerja sama bangsa-bangsa di kawasan Asia Tenggara. ASEAN dibentuk pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand yang diprakarsai negara Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand. Tujuan utama dibentuknya ASEAN adalah menyelenggarakan kerjasama dibidang ekonomi, sosial dan kebudayaan antara sesama anggota ASEAN.
b. AFTA (Asean Free Trade Area)
AFTA dibentuk pada bulan Januari 2002. Lembaga ini didirikan dengan tujuan membangun kekuatan ekonomi serta meningkatkan pembangunan di kawasan ASEAN .
c. Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)
MEA dibentuk guna mewujudkan integrasi ekonomi negara-negara anggota ASEAN yaitu tercapainya wilayah ASEAN yang aman dengan dinamika pembangunan lebih tinggi dan terintegrasi.
d. ADB (Asian Development Bank)
ADB dibentuk negara-negara di kawasan Asia untuk memfasilitasi perkembangan sosial dan ekonomi dikawasan Asia. ADB dibentuk pada tanggal 22 Agustus 1966 yang bertujuan memberi bantuan kepada negara-negara Asia yang sedang melaksanakan pembangunan.
ADB memiliki fungsi sebagai berikut :

Loading...
  • memberi pinjaman dan modal untuk kemajuan ekonomi dan sosial
  • Memberi bantuan teknik dan jasa konsultasi pembangunan
  • Mendorong investasi swasta asing dan pembangunan
  • Menanggapi permintaan bantuan dari negara anggota

e. APEC (Asia-Pacific Economic Cooperation)
APEC adalah forum ekonomi 21 negara di Lingkar Pasifikyang bertujuan untuk mengukuhkan pertumbuhan ekonomi, mempererat komunitas dan mendorong perdagangan bebas di seluruh kawasan Asia-Pasifik. APEC didirikan pada tahun 1989 sebagai tanggapan terhadap pertumbuhan interdependensi ekonomi negara-negara Asia-Pasifik dan lahirnya blok perdangangan lain di bagian-bagian lain dunia; ketakutan akan Jepang mendominasi kegiatan ekonomi di kawasan Asia-Pasifik, dan untuk mendirikan pasar baru untuk produk agrikultural dan bahan mentah di luar Eropa.

f. SAARC (South Asian Association for Regional Cooperation)
SAARC adalah sebuah asosiasi negara-negara Asia Selatan yang terdiri dari 8 negara diusulkan oleh Ziaur Rahman, Presiden Bangladesh saat itu, dan dibentuk pada 8 Desember 1985. Negara anggotanya termasuk Afganistan, Bangladesh, Bhutan, India, Maldives, Nepal, Pakistan dan Sri Lanka.

 

2. Lembaga atau Badan Kerja Sama Ekonomi Internasional

a. Bank Dunia
Tujuan pembentukan Bank Dunia antara lain:

  • membantu rekonstruksi dan pembangunan negara anggota melalui fasilitas investasi produktif
  • memberikan pinjaman investasi swasta
  • mendorong perkembangan jangka panjang dalam perdagangan antarnegara
  • menyusun pinjaman yang dijamin terkait pinjaman internasional melalui sumber lain
  • memengaruhi investasi internasional

b. IMF (International Monetary Fund)
Pembentukan IMF bertujuan untuk mengatur pembayaran internasional akibat perang. IMF bertindak sebagai pengawas nilai tukar mata uang dunia.

c. IDB (Islamic Development Bank)
IDB dibentuk pada tanggal 24 Juli 1975 dengan tujuan meningkatkan kualitas kehidupan sosial ekonomi negara anggota dan masyarakat muslim di negara bukan anggota berdasarkan prinsip islami atau syariah.

d. UNIDO (United Nations Industrial Development Organization)
UNIDO dibentuk pada tanggal 24 Juli 1967 dibentuk badan dunia untuk menangani masalah pembangunan industri di negara berkembang.

e. OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries)
OPEC beranggotakan negara-negara pengekspor minyak di dunia. OPEC berdiri pada tanggal 14 September 1960 di Bagdad, Irak.

f. WTO (World Trade Organization)
WTO merupakan satu-satunya organisasi internasional yang mengatur perdagangan internasional. Terbentuk sejak tahun 1995, WTO berjalan berdasarkan serangkaian perjanjian yang dinegosiasikan dan disepakati oleh sejumlah besar negara di dunia dan diratifikasi melalui parlemen. Tujuan dari perjanjian-perjanjian WTO adalah untuk membantu produsen barang dan jasa, eksportir dan importir dalam melakukan kegiatannya.

g. ECOSOC (Economic and Social Council)
ECOSOC adalah badan dunia yang menangani masalah ekonomi dan sosial serta mengadakan penyelidikan-penyelidikan dan memberikan anjuran-anjuran tentang soal-soal ekonomi, sosial, kebudayaan, pendidikan dan kesehatan. Hasil penyelidikan tersebut kemudian diberikan kepada Majelis Umum PBB ataupun badan-badan istimewa yang berkepentingan.

 

 

 

Loading...

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *